Pages

Rabu, 15 Januari 2014

Tugas Jaringan Komputer

1. Perbedaan router mikrotik dengan router biasa adalah
MikroTik Router adalah
sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.
Router adalah
sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

2. Jelaskan fungsi apa yang harus ada dalam router
 Fungsi Router Dalam Jaringan
    fungsi utama router dalam suatu topologi jaringan terutama internet.
- Router memungkinkan untuk membantu perpindahan data dari satu network ke network lainnya.
-  Fungsi utama dari sebuah router adalah untuk menghubungkan jaringan dan menjaga lalu lintas dalam jaringan tersebut agar dapat dikontrol.
- Memastikan pertukaran data antara satu komputer dengan komputer lainnya tepat sasaran dan tidak salah alamat.
-  Memastikan data yang dikirim sesuai dengan data yang diterima.
-  Fungsi Router Statis dan Dinamis
Fungsi router statis dan dinamis yang utama yaitu memastikan pertukaran dan interkoneksi peralatan / komputer yang ada pada jaringan tersebut. Router pada umumnya menggunakan tabel routing dalam mengatur interkoneksi dalam sebuah jaringan. Dalam melakukan konfigurasi router, kita harus mempelajari IP Routing dan konsep pembagian IP serta gateway agar perangkat tersebut dapat dihubungkan. Dalam fungsinya melakukan pertukaran data yang berupa paket. Router akan membaginya menjadi header, trail dan body untuk membantu mengenali dan mempercepat transfer data pada perangkat yang di tuju.
-       Router Sebagai Default Gateway
Router dalam melakukan pengiriman data akan bertindak sebagai default gateway, jika kita telusuri ketika dua buah komputer saling terkoneksi maka komputer akan mengirimkan data pada default gateway router. Router yang menerima data tersebut akan mencari dan membongkar paket data yang dituju untuk mencari routing yang tepat dan meneruskannya pada komputer tujuan. Fungsi router ini dapat membantu anda dalam mengembangkan jaringan lokal untuk keperluan kantor ataupun keperluan lainnya.

3. Jika saya membeli AP merk tplink, dibungkus luarnya tertulis AP+Router, apakah alat tersebut mempunyai semua fungsi yang dimiliki oleh sebuah router? Jelaskan! 
Ya sama, karena alat tersebut sudah include router seperti yang tertera pada bungkus productnya.

4. Saya mempunyai router mikrotik, mau saya reset  agar passwordnya berubah menjadi standar, tetapi setelah 1 menit direset password masih tidak mau berubah, bagaimana solusinya?
       Jika sudah mencoba melakukan reset menggunakan tombol reset namun proses reset belum berhasil, bisa lakukan hard reset. Pada beberapa produk tertentu, diharus membuka casing untuk bisa melakukan hard reset . Pada bagian board, akan ada tembaga berbentuk lingkaran namun satu sisi dengan sisi lainnya tidak saling terhubung, jadi seperti huruf C yang saling berhadapan. 
Matikan power adaptor router
Sambungkan/short sisi-sisi yang terpotong jumper hole dengan pinset/obeng.
Sambil tetap ditahan reset holenya, anda nyalakan power adaptor anda.
Tunggu -+30 detik, kemudian lepaskan jumper reset hole anda
Selesai, router anda sudah tereset.

5. Jika saya mempunyai router mikrotik, modem usb, dan laptop, saya ingin mensharing internet lewat router mikrotik, bagaimana caranya? Apakah membutuhkan alat lain?
          Ya, tentu saja membutuhkan alat lain yaitu kabel LAN untuk menghubungkan laptop ke router. Untuk setting awal, pastikan LAN PC diset ke DHCP:
-       Control Panel
-       Network and Sharing Center
-       Local Area Network
-       Properties
-       Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv.4)
-       Properties
-       Obtain an IP adrresess automatically
.
Setelah itu masuk ke browser, buka URL tplinklogin.net, maka muncul prompt login, masukkan user admin dan password admin default jika belum pernah dirubah. 

  1.  Di jendela utama web based, pilih menu Quick Setup.
  2.  Klik Next, lalu pilih Dynamic IP
  3. Klik Next, di halaman selanjutnya tentukan nama SSID, lalu pilih apakah Wireles   security dibuat Open atau Secure kembali pada keinginan dan kebutuhan sendiri.
  4.  klik Next lalu muncul opsi untuk mereboot access point. 
  5. Selanjutnya di bagian menu Network, klik LAN lalu ubah IP LAN router menjadi 192.168.1.1
  6.  Berikutnya di menu WAN pastikan WAN Connection Type diset ke ‘Dynamic IP’
  7. Selanjutnya di bagian menu DHCP, pilih DHCP Settings, tentukan Start IP, End IP, Gateway dan DNS. Untuk DNS kita masukkan DNS provider dari modem CDMA yang kita pakai, lihat gambar di bawah.
  8. Terakhir adalah set Internet Sharing dari koneksi Modem yang kita gunakan. Control Panel > Network and Sharing Center > Klik kanan nama modem >  Properties, selanjutnya klik tab Sharing > Ceklist bagian Internet Connection Sharing seperti pada gambar
  9.  Last silahkan koneksikan modem ke Internet, lalu test dari handphone atau perangkat wifi lainnya untuk konek ke access point ini. Mestinya dengan konfigurasi sederhana seperti di atas, perangkat wifi bisa langsung browsing.
    6. Bagaimana cara mengganti Login Page hotspot mikrotik?
         Siapkan
    1. HTML editor : Dreamweaver, Notepad++, dll
    2. Picture editor : CorelDraw, Photoshop, dll
    • Pastikan Hotspot Mikrotik anda sudah jalan, coba akses halaman login hotspot anda di Browser.
    • Buka Winbox, masuk ke menu Files. Semua file halaman login hotspot ada di folder hotspot.
    • Agar bisa mengedit file nya, copy dulu file di folder hotspot itu ke komputer. Caranya bisa dengan mengakses file itu via FTP. Buka Windows Explorer, masukkan alamat berikut :ftp://ipaddressmikrotik, misalnya : ftp://192.168.100.1
    • Login dengan username dan password seperti pada winbox.
    • Masuk ke folder hotspot. Copy semua file nya, ctrl + a --> copy.
    Kalo sudah tinggal edit aja file .html nya pakai Dreamweaver atau Notepad++. Untuk halaman login ada di file login.html.

    Edit  sesuai selera kemudian save file yang udah di edit itu, terus upload ke Mikrotik nya. Caranya sama seperti di atas, tinggal dibalik aja copy dari komputer ke mikrotik. Dan lihat kembali login nya.

    Kamis, 31 Oktober 2013

    Jaringan Komputer


    Model 7 Layer OSI

    Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik. Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
            Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawab secara khusus pada proses komunikasi data. Misalnya, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.



            Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.
    Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protokol jaringan dan metode transmisi.

    Penjelasan Model 7 Lapis (Seven Layer Model) Komunikasi Jaringan :

    v  Aplication Layer : Lapisan ke-7 ini menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dg layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, DNS, TELNET, NFS dan POP3.
    v  Presentation Layer : Lapisan ke-6 ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
    v  Session layer: Lapisan ke-5 ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah RPC (Remote Procedure Call), dan DSP (AppleTalk Data Stream Protocol).
    v  Transport layer : Lapisan ke-4 ini berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah UDP, TCP, dan SPX ( Sequence Packet Exchange).
    v  Network layer : Lapisan ke-3 ini berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah DDP (Delivery Datagram Protocol), Net BEUI, ARP, dan RARP (Reverse ARP).
    v  Data-link layer : Lapisan ke-2 ini berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
    v  Physical layer : Lapisan ke-1 ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah Ethernet, FDDI (Fiber Distributed Data Interface), ISDI, dan ATM). 

    http://yuliantisafitri.wordpress.com/7-layer-osi/

    Rabu, 15 Mei 2013

    JENIS-JENIS SISTEM OPERASI

    1. Operasi Pengguna Sistem Tunggal
    Sistem Operasi Single User adalah system operasi yang memungkinkan hanya satu pengguna yang bekerja pada suatu waktu. Dengan kata lain, beberapa pengguna tidak dapat bekerja pada system secara bersamaan.
    Sistem Operasi Single User dapat secara luas dikategorikan menjadi 2 kategori:
    1. Sistem Operasi Single User Single Task
    2. Sistem Operasi Single User Multitasking
    Sistem Operasi Single User - Single Task memungkinkan pengguna untuk mengeksekusi satu program pada satu waktu. Misalnya, jika ia sedang mempersiapkan lembar kerja di computer, ia tidak dapat mencetak laporan pada printer. Begitu ia memanggil sebuah program, computer akan disedikasikan untuk tugas saja. CP/M, MS-DOS dan lain-lain adalah beberapa contoh system operasi single user single task.
    Sistem operasi Single User - Multitasking memungkinkan pengguna menjalankan lebih dari satu program dalam satu waktu. Sebagai contoh. Ketika ia sedang mempersiapkan lembar kerja di computer, ia bisa mencetak.

    2.  Sistem Operasi Multi User
    Sistem Operasi multi user adalah system operasi yang lebih luas dan lebih kompleks. Mereka memungkinkan beberapa pengguna bekerja pada system secara bersamaan. Berikut ini adalah fitur system operasi multi user yang tidak tersedia di system operasi single user.
    -    Waktu berbagi (CPU mencurahkan waktu untuk semua pengguna dalam mode round robin)
    -    Fitur keamanan ketat
    -    Sumber Daya berbagi di antara pengguna
    -    Sistem administrator hak istimewa
    Linux, Unix, VMS dan lain-lain adalah beberapa contoh system operasi multiuser

    HARDWARE

    a.     Pc (Personal Computer) adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.
    b.     Desktop adalah gabungan dari dua kata, yaitu desk dan top. Desk artinya meja dan top berarti diatas. Jadi dekstop adalah di atas meja, karena itu desktop bisa dimaknai sebagai komputer yang ada di atas meja.
    c.      Computer server adalah sebuah PC yg berpungsi untuk mengatur Komputer yang bertugas sebagai pelayan jaringan. Server mengatur lalu lintas data dalam sebuah jaringan dan menyediakan resource yang dapat dipakai oleh komputer lain yang terhubung dalam jaringannya. Server merupakan piranti khusus dalam jaringan komputer yang menjadi tempat bagi semua nodes di dalam jaringan untuk bisa melakukan resource sharing. Server melayani semua nodes, jika nodes membutuhkan. Server ada beberapa macam, yaitu: printer server, file server, disk server, dan database server. Server bisa bersifat dedicated, artinya server tidak bisa dipergunakan sebagai nodes untuk komunikasi, ada juga yang bersifat non-dedicated, yaitu selain berfungsi sebagai server juga dapat dipergunakan sebagai titik masuk untuk berkomunikasi di dalam jaringan.

    SOFTWARE 

    a.    Free software tidak dapat diartikan sebagai freeware (gratis dalam penggunaan produk software). Free software sebagai sebuah kebebasan dalam menyalin, mendistribusikan dan memodifikasi kode sumber tanpa adanya batasan dari siapa pun juga.
    b.    Open Source software adalah sebuah software dimana kode sumbernya terbuka untuk publik sehingga semua orang dapat melihat, memodifikasi ulang.
    c.    Public domain software adalah Program yang diberikan oleh pengembang (pembuat) kepada seseorang dan orang tersebut diberikan hak penyalinan serta kepemilikan sepenuhnya.
    d.     Copylefted Software adalah free software yang tidak mengizinkan distribusi ulang atau modifikasi dengan menambahkan batasan baru, sehingga setiap kopi software ini dalam keadaan asli maupun dimodifikasi haruslah tetap free software.
    e.    Free Non-Copylefted Software adalah free software yang mengizinkan distribusi ulang atau modifikasi dengan menambahkan batasan baru, sehingga setiap kopi software ini, dalam bentuk binary ataupun termodifikasi bisa menjadi proprietary software. Contoh : X Window System.
    f.     GPL covered software adalah sebuah kumpulan ketentuan pendistribusian tertentu untuk meng-copyleft-kan sebuah program. Proyek GNU menggunakannya sebagai perjanjian distribusi untuk sebagian besar perangkat lunak GNU.
    g.    perangkat lunak yang dikeluarkan oleh proyek GNU. Sebagian besar perangkat lunak GNU merupakan copylefted, tapi tidak semuanya; namun, semua perangkat lunak GNU harus merupakan perangkat lunak bebas. Jika suatu program adalah perangkat lunak GNU, kita juga menyebutnya sebagai program GNU.
    h.    Istilah freeware lebih mengacu pada paket-paket program yang mengizinkan redistribusi tetapi bukan pemodifikasian (dan kode programnya tidak tersedia). Freeware didistribusi dalam form biner tanpa ada biaya lisensi. Freeware sering digunakan dalam program promosi sebagai software tambahan pada penjualan software berpemilik dan juga untuk meningkatkan penjualan.
    i.  Shareware ialah perangkat lunak yang mengijinkan orang-orang untuk meredistribusikan salinannya, tetapi bila pengguna terus menggunakannya diminta untuk membayar biaya lisensi. Shareware bukan perangkat lunak bebas ataupun semi-bebas. Hal ini dikarenakan sebagian besar shareware, kode programnya tidak tersedia; jadi tidak dapat dimodifikasi sama sekali. Selain itu shareware tidak mengizinkan pengguna membuat salinan dan memasangnya tanpa membayar biaya lisensi.
    j.      Perangkat lunak komersial adalah perangkat lunak yang dikembangkan oleh kalangan bisnis untuk memperoleh keuntungan dari penggunaannya. Bisa jadi dikembangkan dari open source software yang kemudian dijual kembali oleh kalangan bisnis setelah mengalami modifikasi. Intinya adalah suatu software yang dikembangkan untuk memperoleh keuntungan finansial.

    Rabu, 05 Desember 2012

    Konsep Perangkat Keras (KPK)


     FAKTOR-FAKTOR PENTING YANG MEMPENGARUHI DALAM MEMILIH MONITOR ADALAH :
     
    1. Ukuran Yang Tepat
    Monitor muncul dalam berbagai ukuran dari ukuran diagonal 14”, 15” sampai 42”. Semakin besar monitor semakin tinggi harganya. Ukuran monitor yang paling umum adalah 14”, 15”,17”, dan 19”. Namun, ukuran diagonal sering kali tidak mewakili ukuran gambar sebenarnya yang ditampilkan oleh layar, tetapi hanya ukuran tabungnya.

    2. Resolusi
    Resolusi adalah jumlah detail yang bisa diberikan oleh sebuah monitor. Kuantitas ini dinyatakan dalam jumlah elemen gambar horizontal, vertical atau pixel yang terdapat pada layar. Semakin besar jumlah pixel, semakin besar gambarnya. Piksel adalah suatu titik terkecil dari suatu grafis. Titik-titik ini akan terlihat ketika akan memperbesar suatu gambar dengan kelipatan beberapa kali lipat. Jadi, jika monitor memiliki jumlah piksel 800X600 piksel, maka monitor tersebut memiliki 800 baris dan 600 kolom piksel. Kebutuhan resolusi tergantung pada aplikasinya. Aplikasi berbasis karakter (seperti program command-line DOS) memerlukan resolusi rendah, sedangkan aplikasi grafis intensif memerlukan resolusi tinggi. Ada berbagai standar resolusi untuk monitor yang umum digunakan :
    1. CGA (Color Graphic Adapter), memiliki resolusi 320×200 piksel. Pertama kali muncul tahun 1981.
    2. EGA (Enhance Grahttp://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2830346814523273400#editor/target=post;postID=111949033125672245phic Adapter) , memiliki resolusi 640×350 piksel. Muncul pada tahun 1984
    3. VGA (Video Graphic Adapter), Muncul tahun 1987.
    4. SVGA (Super Video Graphic Array), memiliki resolusi 800×600 piksel.
    5. XGA (Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1024×768.
    6. SXGA (Super Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1280×1024 piksel.
    7. UXGA (Ultra Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1600×1200 piksel. Biasanya terdapat di monitor dengan ukuran 21”.
    3. Dot Pitch (CRT)
    Spesifikasi lain yang menunjukkan kwalitas sebuah monitor adalah Dot Pitch-nya, yang dikendalikan oleh desain shadow mask atau pemanas celah dalam monitor. shadow mask adalah sebuah plat logam yang ada pada bagian depan tabung, disebelah lapisan fosfor, plat ini memiliki ribuan lubang yang digunakan untuk membantu memfokuskan sorotan dari tiap electron gun sehingga hanya mengemulsikan/memendarkan titik (dot) fosfor berwarna yang tepat pada satu waktu. Karena kecepatan penulisan ulang layar 60-80 kali per detik, maka semua titik kelihatan berpendar pada waktu yang bersamaan. Mask (pembungkus) tersebut mencegah electron gun mengemulsikan titik yang salah. Dot pitch tidak menjadi persoalan pada panel tampilan portable atau desktop LCD karena desainnya menggunakan transistor dan bukan triadfosfor.

    4. Brightness dan Kontras Gambar (Panel LCD)
    Meskipun tampilan monitor remang-remang, hampir dapat dipastikan bahwa itu merupakan tanda-tanda control brightness yang tidak tepat atau nyaris mati. Brightness pada panel monitor sangat bervariasi dari satu model ke model lain. Nilai yang umumuntuk panel analog dan digital berkisar mulai dari dibawah 100 sampai sebesar 250 nit (ukuran dalam jendela per meter persegi).

    5. Energy dan keamanan
    Semua peralatan computer yang mengkonsumsi power telah dirancang untuk hemat energy selama bertahun-tahun. Fitur power management pada monitor, seperti control yang disediakan pada BIOS system dan versi terahir windows, membantu monitor dan peralatan computer lainnya untuk menggunakan power lebih sedikit.­­­­­­

    6. Bandingkan Beberapa Merk Dan Model Secara Simultan
                Mintalah untuk menyalakan beberapa merek dan model secara bersamaan. Dengan begitu, dapat membandingkan langsung kedalam warna dan detalinya. Akan sangat terbantu untuk memilih mana yang nyaman di mata dengan cara membandingkan gambar yang sama dipasang di monitor computer yang berbeda.

    7. Utamakan Kebutuhan

               Sesuaikan ukuran monitor yang anda pilih dengan ruangan dimana monitor nantinya akan diletakkan.

    8. Perhatikan Fitur Konektivitas Dan Audio
    Mayoritas gadget dan komputer saat ini telah menyediakan port HDMI dan DVI. Oleh karena itu, pastikan bahwa monitor komputer yang Anda beli juga memiliki dua port itu. Secanggih apapun kartu grafis yang dipasang pada PC Anda, maka kualitas gambar tak akan sesuai dengan kemampuannya. Selain itu, pertimbangkan juga untuk memilih model yang memiliki speaker internal, dengan adanya speaker internal yang telah terinstall pada monitor komputer, maka Anda tidak perlu menggunakan speaker tambahan sekaligus meminimalisir penggunaan ruang.


    http://kristawan.wordpress.com/2012/05/05/monitor/