Pages

Rabu, 05 Desember 2012

Konsep Perangkat Keras (KPK)


 FAKTOR-FAKTOR PENTING YANG MEMPENGARUHI DALAM MEMILIH MONITOR ADALAH :
 
1. Ukuran Yang Tepat
Monitor muncul dalam berbagai ukuran dari ukuran diagonal 14”, 15” sampai 42”. Semakin besar monitor semakin tinggi harganya. Ukuran monitor yang paling umum adalah 14”, 15”,17”, dan 19”. Namun, ukuran diagonal sering kali tidak mewakili ukuran gambar sebenarnya yang ditampilkan oleh layar, tetapi hanya ukuran tabungnya.

2. Resolusi
Resolusi adalah jumlah detail yang bisa diberikan oleh sebuah monitor. Kuantitas ini dinyatakan dalam jumlah elemen gambar horizontal, vertical atau pixel yang terdapat pada layar. Semakin besar jumlah pixel, semakin besar gambarnya. Piksel adalah suatu titik terkecil dari suatu grafis. Titik-titik ini akan terlihat ketika akan memperbesar suatu gambar dengan kelipatan beberapa kali lipat. Jadi, jika monitor memiliki jumlah piksel 800X600 piksel, maka monitor tersebut memiliki 800 baris dan 600 kolom piksel. Kebutuhan resolusi tergantung pada aplikasinya. Aplikasi berbasis karakter (seperti program command-line DOS) memerlukan resolusi rendah, sedangkan aplikasi grafis intensif memerlukan resolusi tinggi. Ada berbagai standar resolusi untuk monitor yang umum digunakan :
  1. CGA (Color Graphic Adapter), memiliki resolusi 320×200 piksel. Pertama kali muncul tahun 1981.
  2. EGA (Enhance Grahttp://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2830346814523273400#editor/target=post;postID=111949033125672245phic Adapter) , memiliki resolusi 640×350 piksel. Muncul pada tahun 1984
  3. VGA (Video Graphic Adapter), Muncul tahun 1987.
  4. SVGA (Super Video Graphic Array), memiliki resolusi 800×600 piksel.
  5. XGA (Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1024×768.
  6. SXGA (Super Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1280×1024 piksel.
  7. UXGA (Ultra Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1600×1200 piksel. Biasanya terdapat di monitor dengan ukuran 21”.
3. Dot Pitch (CRT)
Spesifikasi lain yang menunjukkan kwalitas sebuah monitor adalah Dot Pitch-nya, yang dikendalikan oleh desain shadow mask atau pemanas celah dalam monitor. shadow mask adalah sebuah plat logam yang ada pada bagian depan tabung, disebelah lapisan fosfor, plat ini memiliki ribuan lubang yang digunakan untuk membantu memfokuskan sorotan dari tiap electron gun sehingga hanya mengemulsikan/memendarkan titik (dot) fosfor berwarna yang tepat pada satu waktu. Karena kecepatan penulisan ulang layar 60-80 kali per detik, maka semua titik kelihatan berpendar pada waktu yang bersamaan. Mask (pembungkus) tersebut mencegah electron gun mengemulsikan titik yang salah. Dot pitch tidak menjadi persoalan pada panel tampilan portable atau desktop LCD karena desainnya menggunakan transistor dan bukan triadfosfor.

4. Brightness dan Kontras Gambar (Panel LCD)
Meskipun tampilan monitor remang-remang, hampir dapat dipastikan bahwa itu merupakan tanda-tanda control brightness yang tidak tepat atau nyaris mati. Brightness pada panel monitor sangat bervariasi dari satu model ke model lain. Nilai yang umumuntuk panel analog dan digital berkisar mulai dari dibawah 100 sampai sebesar 250 nit (ukuran dalam jendela per meter persegi).

5. Energy dan keamanan
Semua peralatan computer yang mengkonsumsi power telah dirancang untuk hemat energy selama bertahun-tahun. Fitur power management pada monitor, seperti control yang disediakan pada BIOS system dan versi terahir windows, membantu monitor dan peralatan computer lainnya untuk menggunakan power lebih sedikit.­­­­­­

6. Bandingkan Beberapa Merk Dan Model Secara Simultan
            Mintalah untuk menyalakan beberapa merek dan model secara bersamaan. Dengan begitu, dapat membandingkan langsung kedalam warna dan detalinya. Akan sangat terbantu untuk memilih mana yang nyaman di mata dengan cara membandingkan gambar yang sama dipasang di monitor computer yang berbeda.

7. Utamakan Kebutuhan

           Sesuaikan ukuran monitor yang anda pilih dengan ruangan dimana monitor nantinya akan diletakkan.

8. Perhatikan Fitur Konektivitas Dan Audio
Mayoritas gadget dan komputer saat ini telah menyediakan port HDMI dan DVI. Oleh karena itu, pastikan bahwa monitor komputer yang Anda beli juga memiliki dua port itu. Secanggih apapun kartu grafis yang dipasang pada PC Anda, maka kualitas gambar tak akan sesuai dengan kemampuannya. Selain itu, pertimbangkan juga untuk memilih model yang memiliki speaker internal, dengan adanya speaker internal yang telah terinstall pada monitor komputer, maka Anda tidak perlu menggunakan speaker tambahan sekaligus meminimalisir penggunaan ruang.


http://kristawan.wordpress.com/2012/05/05/monitor/

Kamis, 29 November 2012

Konsep Perangkat Keras (KPK)

Perbandingan Passive Matrix dengan Active Matrix adalah : 

PASSIVE MATRIX
ACTIVE MATRIX
TEKNOLOGI
Menggunakan sistem kawat yang berupa vertikal dan horisontal
Menggunakan TFT(Thin Film Transistor)
QUALITAS
Tampilan kurang optimal dan kurang terang
Tampilan lebih tajam dan terang
MOBILITAS
Respon agak lambat
Respon sangat cepat
HARGA
Lebih murah
Lebih mahal

Jumat, 23 November 2012

KONSEP PERANGKAT KERAS (KPK)

Perbedaan  SATA Dengan  IDE/PATA

Harddisk adalah salah satu komponen penting yang terhubung langsung Pada Motherboard. Ada 2 jenis Hardidsk yang paling sering dipergunakan oleh para pengguna computer yaitu Hardidsk SATA dan IDE ( PARALEL ATA). Belakangan ini melihat banyak Motherboard baru sudah tidak menyertakan socet untuk Hardidsk IDE atau PATA, motherboard baru sekarang hanya menyediakan socet untuk penggunaan Harddisk SATA saja, mungkin karena efisiensi atau kemajuan tekhnologi Hardware.
Hari ini mengulas tentang Perbedaan Hardidsk SATA Dengan Harddisk IDE/PATA
1. PATA (Paralel ATA) / IDE
  • ATA sendiri merupakan singkatan dari Advance Technology Attachment, sebuah standar yang digunakan untuk menghubungkan hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM pada komputer.
  • Nama ini (PATA) resmi disandang sejak hadirnya SATA, dimaksudkan untuk menandakan perbedaan diantara keduanya (dahulunya hanya disebut ATA). Disebut sebagai Parallel ATA karena pemasangan harddisk dengan system ini dilakukan dengan satu atau dua IDE device dapat dipasang dengan satu kabel dan terkoneksi dengan satu port IDE secara parallel.
  • PATA tidak memiliki kemampuan Hot Swapable, kabel data yang dibutuhkan mencapai 40 kabel yang membuatnya dinilai tidak praktis, serta memiliki panjang kabel interface maksimal 18 inci (46 cm), namun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm).
  • Kabelnya sendiri menggunakan ribbon-cable yang lebar. keterbatasan ini menjadikan PATA hanya sebagai interface internal storage, demikian harga lebih murah. kecepatan transfer data dimulai dari 33Mbps,66Mbps,100Mbps, sampai 133 Mbps(ATA 33/66/100/150).
  • Kebanyakan type drive yang digunakan oleh para pengguna komputer adalah tipe ATA (dikenal dengan IDE drive). Tipe ATA di buat berdasarkan standart tahun 1986 dengan menggunakan 16 bit paralel dan terus berkembang dengan penambahan kecepatan transfer dan ukuran sebuah disk. Standart terakhir adalah ATA-7 yang dikenalkan pertama kali pada tahun 2001 oleh komite T13(komite yang bertanggung jawab menentukan standart ATA). Tipe ATA-7 memiliki data transfer sebesar 133 MB/sec. kemudian selama tahun 2000 ditentukan standar untuk paralel ATA yang memiliki data rate sebesar 133 MB/sec, tapi paralel ATA terdapat banyak masalah hal singnal timin, EMI(electromognetic interference) dan intergitas data. Kemudian para industri berusaha menyelesaikan masalah yang di timbulkan oleh paralel ATA dan di buat standar baru yang di sebut Serial ATA (SATA).
  • ATA (Advanced Technology Attachment) menggunakan 16 bit paralel digunakan untuk mengontrol peralatan komputer, dan telah di pakai selama 18 tahun lebih sebagai standar. Perbedaan SATA dan ATA yang paling mudah adalah kabel data dan power yang berbeda.
  • Standar ATA, seperti 200GB Western Digital Model, mempunyai dua inch kabel ribbon dengan 40 pin koneksi data dan membutuhkan 5V untuk setiap pin dari 4 pin connection. Sedangkan SATA seperti 120 GB western Digital Model mempunyai lebar setengah inci, 7 connector data connection sehingga lebih tipis dan mudah untuk mengatur kebel datanya. Kabel data SATA mempunyai panjang maksimal 1 meter (39.37 inci) lebih panjang dari ATA yang hanya 18 inci.
2. SATA (Serial ATA)
  • Interface ini merupakan pengembangan dari PATA, yang pertama dirilis pada tahun 2002. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Dimana satu device dipasang pada satu port SATA, pemasangan kabel lebih rapi dan lebih kecil dibanding kabel IDE.
  • SATA juga dilengkapi dengan teknologi NCQ (Native Command Queuing) adaptasi dari TCQ (Tag Command Queuing) yang digunakan pada harddisk SCSI. Teknologi ini menjadikan kinerja SATA lebih efisien akibatnya kinerja mekanis juga lebih efisien dan menjaga umur harddisk menjadi lebih lama (awet) dan akses data jauh lebih cepat dibanding dengan PATA.
  • Dengan teknologi NCQ, SATA dimungkinkan menjadi interface eksternal (eSATA) dan tanpa meninggalkan fasilitas hot plug untuk menjadikan harddisk sebagai removeable storage.
  • SATA dengan 15 pin kabel power dengan 250 mV, tampaknya memerlukan daya lebih banyak di bandingkan dengan 4 pin ATA, tapi dalam kenyataanya sama saja. Dan kemampuan SATA yang paling bagus adalah tercapainya maximum bandwith yang mungkin yaitu sebesar 150 MB/sec.
  • Keuntungan lainya dari SATA adalah SATA di buat dengan kemampuan hot-swap sehinga dapat mematikan dan menyalakan tanpa melakukan shut down pada sistem komputer.
  • Sedangkan dalam harga, drive SATA lebih mahal sedikit di bandingkan drive ATA , kesimpulanya SATA lebih memiliki keuntungan dibandingkan ATA dalam connector, tenaga, dan yang paling penting performanya. Sekarang standar ATA telah mulai di tinggalkan dan produsen memilih standart SATA.

kekurangan dan kelebih pada ata           kekurangan dan kelebihan pada sata

ATA
SATA
System
Masih menggunakan system pararel, dengan menggunakan kabel jenis IDE
Sudah menggunakan serial system yang bekerja multiplex, sehingga lebih menghemat kabel
Panjang Kabel
Standar maksimal 18 inchi
Panjang kabel mencapi 1 meter
Kemampuan Transfer
Kecepatan maksimal mencapai 133MB/detik
Memiliki kecepatan antara 150MB/detik sampai dengan 600MB/detik
Harga
Relatif murah
Lebih mahal dibandingakan dengan harddisk jenis ATA
Connector Interface
Masih menggunakan wide-slim 40/80 pin cable
Menggunakan power kabel molex-4 pin
Port
Maksimal 4 drive (termasuk cd drive)
Jumlahnya lebih banyak disbanding ATA
Connector
Harus lebih teliti, karena harus menyesuaikan arah kabel
Tidak terlalu sulit, karena hanya menggunakan satu connector
Secondary User Interface
Harus menggunakan master/slave
Tidak perlu menggunakan master/slave, karena sudah memiliki controller sendiri

Gambar Slot dan Kabel Ata :

Slot Ata

 Kabel Ata

Gambar Slot dan Kabel Sata :

 Kabel Sata

Slot Sata