Pages

Rabu, 17 Oktober 2012

PEMROGRAMAN BAHASA RAKITAN

MATERI 1
PEMROGRAMAN BAHASA RAKITAN
( ASSEMBLY LANGUAGE )

          Apa sihhh Pemrograman Bahasa Rakitan itu??? Sebelumnya aku pernah dengar dari kakak angkatan tapi belum mempelajari hanya sebatas mendengar. Naaahhh sekarang aku baru mau mulai mempelajarinya dan setelah aku baca artikel dari pak nahar pelan-pelan aku mulai mengetahui apa itu Bahasa Pemrograman??? Bahasa rakitan (bahasa Inggris: assembly language) adalah bahasa pemrograman komputer tingkat rendah (Low Level Language) dan setingkat diatas bahasa mesin (Machine Language). Pemrograman bahasa mesin menulis sejumlah baris number yang merepresentasikan byte instruksi mesin yang nantinya akan dieksekusi dan data konstanta yang digunakan dalam program. Pemrograman bahasa rakitan menggunakan instruksi simbolik untuk merepresentasikan data mentah yang akan dibentuk ke dalam bahasa mesin dan inisial data konstanta. Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari :
  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner. Contohnya  01100101100110.  
  2. Bahasa Tingkat Rendah atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bhs.Inggris Assembly) yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic). Contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia dan instruksi yang bersifat simbolik. Contohnya {,} , ? 
  4. Bahasa Tingkat Tinggi yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia. Contohnya begin, if, for, while , and, or, dsb.
Sebagai permulaan disini komputer....Sistem komputer mempunyai 3 element yaitu hardware, software dan brainware. Hardware merupakan salah satu element komputer yang betul-betul riiil yaitu bisa kita lihat dan sentuh secara fisik, ada yang berbentuk bahan elektris maupun non elektris. Software itu merupakan susunan perintah yang dibuat oleh manusia kemudian ditanamkan ke dalam media penyimpanan yang nantinya akan dipindahkan ke dalam pengolah (processor) dan software berfungsi sebagai media perantara atau salah satu interface bagi brainware. Sedangkan brainware atau programmer bisa memerintahkan si hardware untuk bekerja dan menghasilkan apa yang diinginkan karena perintah-perintahnya sudah di susunkan oleh si programmer.

Kelebihan dari Bahasa Rakitan adalah :
  1. Ukuran program lebih kecil, sehingga bisa ngirit media penyimpanan
  2. Lebih dekat dengan hardware, sehingga kita bisa benar-benar memanfaatkan seluruh kemampuan komputer
  3. Bisa dibuat modular alias terpisah-pisah
  4. Memiliki fasilitas makro
Selain itu Bahasa Rakitan dapat diterapkan tidak hanya pada Personal Computer saja melainkan bisa kita gunakan sebagai program dari mikrokontroler.


Dalam pemograman assembly kita akan menemukan apa yang disebut dengan register. Register itu sendiri merupakan memori dalam mikroprosesor yang bekerja dengan kecepatan yang sangat tinggi dan jenis–jenis register itu sendiri dibagi menjadi beberapa bagian yaitu : 

       1. Segmen Register (Register 16 bit) 
Merupakan register untuk menunjukkan alamat dari suatu segmen. Yang termasuk register segmen adalah :
a. Register CS (Code Segmen) Menujukan tempat segmen yang sedang aktif. 
b. Register SS (Stack Segmen) Untuk letak segmen yang digunakan oleh Stack.  
c. Register DS (Data Segmen ) Ketempat segmen dimana data-data program disimpan.
d. Register ES (Extra Segmen) Register bonus yang tidak memiliki tugas khusus.

        2. Pointer dan Index Register (Register 16 bit) 
Digunakan sebagai penunjuk atau pointer terhadap suatu lokasi dimemory. Yang termasuk register dalam kelompok ini adalah:
a. Register SP(Stack Pointer) yang berpasangan dengan register segment SS(SS:SP)
     digunakan untuk mununjukkan alamat dari stack. 
b. Register BP(Base Pointer) yang berpasangan dengan register SS(SS:BP)
     mencatat suatu alamat di memory tempat data.
c .Register SI(Source Index) dan register DI(Destination Index) biasanya digunakan pada 
   operasi string dengan mengakses secara langsung padaalamat di memory yang ditunjukkan 
   oleh kedua  register ini.

       3. General Purpose Register (16 bit) 
Register ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, tetapi masing -masing juga memiliki fungsi khusus. Jenis register ini memiliki ciri khas,yaitu dapat dibagi lagi menjadi register 8 bit. Yang termasuk register general purpose adalah :
a. AX –> AH|AL (Accumulator)Untuk menangani operasi arithmatika. 
b.BX –> BH|BL (Base)Untuk menunjukkan alamat offset.
c.CX –> CH|CL (Counter)Untuk looping, menunjukkan berapa kali looping terjadi.
d.DX –> DH|DL (Data)Untuk menampung sisa pembagian bilangan 16 bit.

        4. Index Pointer Register 
Register IP berpasangan dengan CS(CS:IP) menunjukkan alamat dimemory tempat dari intruksi (perintah) selanjutnya yang akan dieksekusi. Register IP juga merupakan register 16 bit. Pada prosesor 80386 digunakan register EIP yang merupakan register32 bit.

        5. Flags Register
Flag register menujukan kondisi sari suatu kaadaan [ya atau tidak ]. Karena setiap keadaan dapat digunakan 1 bit saja ,maka sesuai dengan jumlah bitnya, flag register hanya mampumencatat sampai 16 keadaan.

Naaah sekarang dah mulai mengerti tentang Pemrograman Bahasa Rakitan.... :)
See You.....



0 komentar:

Posting Komentar