Pages

Kamis, 29 November 2012

Konsep Perangkat Keras (KPK)

Perbandingan Passive Matrix dengan Active Matrix adalah : 

PASSIVE MATRIX
ACTIVE MATRIX
TEKNOLOGI
Menggunakan sistem kawat yang berupa vertikal dan horisontal
Menggunakan TFT(Thin Film Transistor)
QUALITAS
Tampilan kurang optimal dan kurang terang
Tampilan lebih tajam dan terang
MOBILITAS
Respon agak lambat
Respon sangat cepat
HARGA
Lebih murah
Lebih mahal

Jumat, 23 November 2012

KONSEP PERANGKAT KERAS (KPK)

Perbedaan  SATA Dengan  IDE/PATA

Harddisk adalah salah satu komponen penting yang terhubung langsung Pada Motherboard. Ada 2 jenis Hardidsk yang paling sering dipergunakan oleh para pengguna computer yaitu Hardidsk SATA dan IDE ( PARALEL ATA). Belakangan ini melihat banyak Motherboard baru sudah tidak menyertakan socet untuk Hardidsk IDE atau PATA, motherboard baru sekarang hanya menyediakan socet untuk penggunaan Harddisk SATA saja, mungkin karena efisiensi atau kemajuan tekhnologi Hardware.
Hari ini mengulas tentang Perbedaan Hardidsk SATA Dengan Harddisk IDE/PATA
1. PATA (Paralel ATA) / IDE
  • ATA sendiri merupakan singkatan dari Advance Technology Attachment, sebuah standar yang digunakan untuk menghubungkan hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM pada komputer.
  • Nama ini (PATA) resmi disandang sejak hadirnya SATA, dimaksudkan untuk menandakan perbedaan diantara keduanya (dahulunya hanya disebut ATA). Disebut sebagai Parallel ATA karena pemasangan harddisk dengan system ini dilakukan dengan satu atau dua IDE device dapat dipasang dengan satu kabel dan terkoneksi dengan satu port IDE secara parallel.
  • PATA tidak memiliki kemampuan Hot Swapable, kabel data yang dibutuhkan mencapai 40 kabel yang membuatnya dinilai tidak praktis, serta memiliki panjang kabel interface maksimal 18 inci (46 cm), namun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm).
  • Kabelnya sendiri menggunakan ribbon-cable yang lebar. keterbatasan ini menjadikan PATA hanya sebagai interface internal storage, demikian harga lebih murah. kecepatan transfer data dimulai dari 33Mbps,66Mbps,100Mbps, sampai 133 Mbps(ATA 33/66/100/150).
  • Kebanyakan type drive yang digunakan oleh para pengguna komputer adalah tipe ATA (dikenal dengan IDE drive). Tipe ATA di buat berdasarkan standart tahun 1986 dengan menggunakan 16 bit paralel dan terus berkembang dengan penambahan kecepatan transfer dan ukuran sebuah disk. Standart terakhir adalah ATA-7 yang dikenalkan pertama kali pada tahun 2001 oleh komite T13(komite yang bertanggung jawab menentukan standart ATA). Tipe ATA-7 memiliki data transfer sebesar 133 MB/sec. kemudian selama tahun 2000 ditentukan standar untuk paralel ATA yang memiliki data rate sebesar 133 MB/sec, tapi paralel ATA terdapat banyak masalah hal singnal timin, EMI(electromognetic interference) dan intergitas data. Kemudian para industri berusaha menyelesaikan masalah yang di timbulkan oleh paralel ATA dan di buat standar baru yang di sebut Serial ATA (SATA).
  • ATA (Advanced Technology Attachment) menggunakan 16 bit paralel digunakan untuk mengontrol peralatan komputer, dan telah di pakai selama 18 tahun lebih sebagai standar. Perbedaan SATA dan ATA yang paling mudah adalah kabel data dan power yang berbeda.
  • Standar ATA, seperti 200GB Western Digital Model, mempunyai dua inch kabel ribbon dengan 40 pin koneksi data dan membutuhkan 5V untuk setiap pin dari 4 pin connection. Sedangkan SATA seperti 120 GB western Digital Model mempunyai lebar setengah inci, 7 connector data connection sehingga lebih tipis dan mudah untuk mengatur kebel datanya. Kabel data SATA mempunyai panjang maksimal 1 meter (39.37 inci) lebih panjang dari ATA yang hanya 18 inci.
2. SATA (Serial ATA)
  • Interface ini merupakan pengembangan dari PATA, yang pertama dirilis pada tahun 2002. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Dimana satu device dipasang pada satu port SATA, pemasangan kabel lebih rapi dan lebih kecil dibanding kabel IDE.
  • SATA juga dilengkapi dengan teknologi NCQ (Native Command Queuing) adaptasi dari TCQ (Tag Command Queuing) yang digunakan pada harddisk SCSI. Teknologi ini menjadikan kinerja SATA lebih efisien akibatnya kinerja mekanis juga lebih efisien dan menjaga umur harddisk menjadi lebih lama (awet) dan akses data jauh lebih cepat dibanding dengan PATA.
  • Dengan teknologi NCQ, SATA dimungkinkan menjadi interface eksternal (eSATA) dan tanpa meninggalkan fasilitas hot plug untuk menjadikan harddisk sebagai removeable storage.
  • SATA dengan 15 pin kabel power dengan 250 mV, tampaknya memerlukan daya lebih banyak di bandingkan dengan 4 pin ATA, tapi dalam kenyataanya sama saja. Dan kemampuan SATA yang paling bagus adalah tercapainya maximum bandwith yang mungkin yaitu sebesar 150 MB/sec.
  • Keuntungan lainya dari SATA adalah SATA di buat dengan kemampuan hot-swap sehinga dapat mematikan dan menyalakan tanpa melakukan shut down pada sistem komputer.
  • Sedangkan dalam harga, drive SATA lebih mahal sedikit di bandingkan drive ATA , kesimpulanya SATA lebih memiliki keuntungan dibandingkan ATA dalam connector, tenaga, dan yang paling penting performanya. Sekarang standar ATA telah mulai di tinggalkan dan produsen memilih standart SATA.

kekurangan dan kelebih pada ata           kekurangan dan kelebihan pada sata

ATA
SATA
System
Masih menggunakan system pararel, dengan menggunakan kabel jenis IDE
Sudah menggunakan serial system yang bekerja multiplex, sehingga lebih menghemat kabel
Panjang Kabel
Standar maksimal 18 inchi
Panjang kabel mencapi 1 meter
Kemampuan Transfer
Kecepatan maksimal mencapai 133MB/detik
Memiliki kecepatan antara 150MB/detik sampai dengan 600MB/detik
Harga
Relatif murah
Lebih mahal dibandingakan dengan harddisk jenis ATA
Connector Interface
Masih menggunakan wide-slim 40/80 pin cable
Menggunakan power kabel molex-4 pin
Port
Maksimal 4 drive (termasuk cd drive)
Jumlahnya lebih banyak disbanding ATA
Connector
Harus lebih teliti, karena harus menyesuaikan arah kabel
Tidak terlalu sulit, karena hanya menggunakan satu connector
Secondary User Interface
Harus menggunakan master/slave
Tidak perlu menggunakan master/slave, karena sudah memiliki controller sendiri

Gambar Slot dan Kabel Ata :

Slot Ata

 Kabel Ata

Gambar Slot dan Kabel Sata :

 Kabel Sata

Slot Sata

Senin, 12 November 2012

Bahasa Assembly #5

A. Lompatan Tak bersyarat ( Unconditional Jump )
 JMP Tujuan 
     Perintah JMP ini dikategorikan sebagai Unconditional Jump, karena perintah ini tidak menyeleksi keadaan apapun untuk melakukan suatu lompatan. 

contoh kode diatas akan menghasilkan output A, karena sebelum membaca perintah loop maka kode akan langsung lompat ke label exit.


B. Lompat Bersyarat (Conditional Jump)
Pada perintah ini ,lompatan akan dilakukan apabila kondisi perbandingan terpenuhi.
CMP Operand 1, Operand 2
Cmp akan membandingkan operand 1 dengan operand 2, cmp tidak mempengaruhi nilai operand1 dan operand2.
Untuk itu langsung aja kita latihanya,,,,
1. latihan : muncul huruf H 
                ini dia kodingnya
     dan hasilnya adalah

 2. latihan :
                 membuat program yang menampilkan huruf FGHIJKLMN 
     ini codingnya : 

dan hasilnya adalah FGHIJKLMN



Minggu, 11 November 2012


Sistem Berkas (File Sistem)

        Berkas adalah sebuah unit tempat menyimpan informasi, dapat diakses lebih dari satu proses, dapat dibaca, dan bahkan menulis yang baru. Sedangkan Sistem Berkas adalah sistem penyimpanan pengorganisasian, pengelolaan data pada alat penyimpanan eksternal, dengan menggunakan teknik organisasi data tertentu.
          Sistem berkas terbagi menjadi dua bagian yaitu : 
1. Kumpulan Berkas (file), masing-masing menyimpan data yang berkaitan.
2. Struktur Direktori, yang mengatur dan menyediakan informasi mengenai seluruh berkas dalam sistem.
          Operasi Dasar yang dilakukan berkas, yaitu :
1. Membuat berkas (Create),
2. Menulis sebuah berkas (write),
3. Membaca sebuah berkas (read),
4. Memposisikan sebuah berkas (reposition),
5. Menghapus berkas (delete),
6. Menghapus sebagian isi berkas (truncate).
    Data dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
1. Kelompok Data Tetap, Kelompok data yang tidak mengalami perubahan, paling tidak dalam kurun waktu         yang lama.
2. Kelompok Data Tak Tetap, Kelompok data yang secara rutin mengalami perubahan.
3. Kelompok Data yang Bertambah Menurun Kurun Waktu, Kelompok data ini biasanya merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan data tak tetap.
    Berkas dapat distruktur dalam tiga cara, yaitu :
1. Dalam urutan bytes yang tidak teratur.
2. Record sequence.
3. Menggunakan sebuah tree.
    Model akses yang mungkin oleh sebuah program terhadap file, yaitu :
1. Input file-file yang hanya dapat dibaca dengan program.
2. Output file-file yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program/file yang dibuat dengan program.
3. Input/Output file.
       File yang dapat dibaca dan ditulis selama eksekusi program.
Informasi dalam berkas dapat diakses dengan dua metoda, yaitu :
1. Direct Access adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung tanpa mengakses seluruh record ada, atau dapat disebut relative access.
2. Sequential Access adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.
       Ada empat teknik dasar organisasi file yaitu :
1. Sequential File 
2. Relative File 
3. Index Sequential File 
4. Multi-Key File 
Media Penyimpanan Berkas/File
Primary Storage atau Internal Storage, merupakan penyimpanan primer, yang dicirikan dengan :
1 Kecepatan akses yang tinggi,
1 Kapasitas terbatas / kecil
1 Dapat diakses langsung oleh CPU
1 Harga mahal
1 Memory utama 
1 Volatile storage
        Jenis Primary Storage yaitu :
1. RAM (Random Access Memory),
2. ROM (Read Only Memory).
    Secondary Storage, merupakan penyimpanan sekunder yang dicirikan dengan :
1 Tidak dapat diakses langsung oleh CPU (harus dicopy dahulu ke buffer memory);
1 Kecepatan akses lebih rendah 
1 Berharga lebih murah
1 Kapasitas besar
1 Contoh : Magnetic Tape, Magnetic Disk, Optical Disk, Flash Memory.
1 Non volatile storage.
    Jenis Secondary Storage adalah :
1. Serial / Sequential Access Storage Device (SASD)
2. Direct Access Storage Device (DASD).
    Pertimbangan dalam memilih alat penyimpanan adalah :
1 Cara Penyusunan data 
1 Kapasitas penyimpanan
1 Waktu akses 
1 Harga 
1 Persyaratan pemeliharaan
1 Standarisasi
Organisasi File 
1. File Indexed Sequential menambahkan fasilitas sebuah indeks tunggal terhadap file sekuens sehingga pencarian dan modifikasi record berdasarkan atribut yang di-indekskan menjadi lebih efisien
2. Ditujukan untuk keperluan akses data secara langsung dan juga sekuensial.
      Multi Key (Index)
1. Terdiri dari main file dan file-file index (file berindex majemuk)
2. Tidak ada rantai overflow
3. Tidak dikenal konsep atribut kunci 
4. Pengubahan data langsung dilakukan terhadap main file
5. Format record dapat berupa name-value pair atau dapat berupa structured record
Organisasi Berkas Relatif
Tiga teknik dasar fungsi pemetaan R:
1. Teknik Pencarian Tabel
 - Dasar pemikirannya adalah directori dari nilai key dan address.
 - Lebih cepat menggunakan binary search diabnding dengan sequential search.
2. Teknik Kalkulasi Alamat
 R (nilai key) -> address
 nilai key = melakukan kalkulasi terhadap nilai key.
 - Collision dapat terjadi apabila terdapat alamat relative yang sama untuk nilai key yang berbeda.
3. Teknik Pemetaan Langsung 
 - Pengamatan Mutlak
 R (nilai key) -> adderss
 nilai key=alamat mutlak 
 nilai key= alamat sebenarnya dimana record tersimpan. Pada saat penyimpanan dan pemakaian record, harus diketahui dan diberikan pemakai
 - Pengamatan Relatif 
 R (nilai key) -> address
 nilai key=alamat relative 
 nilai key = urutan record tersebut dalam berkas.
Organisasi Berkas Sequential
Organisasi berkas sequential adalah merupakan cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record-record dalam sebuah berkas. Karena record-record dalam organisasi berkas sequential harus diakses secara berurutan, maka berkas sequential lebih sering menggunakan batch processing dari pad interactive processing.
Pola akses adalah penentuan disimpan dalam SASD. seperti magnetic tape atau pada DASD, seperti magnetic disk. Pembuatan berkas transaksi sequential meliputi tugas-tugas:
1. Pengumpulan data 
2. Perubahan data dalam bentuk bahasa yang dapat dibaca oleh mesin
3. Pengeditan data
4. Pemeriksaan transaksi yang ditolak
5. Penyortiran edit data
Dalam pembuatan berkas laporan sequential memiliki tiga jenis record :
1. Header Record mencakup report header, page header dan group header. Dikenal sebagai informasi pengenal.
2. Detail Record mencakup isi laporan yang umumnya disusun dalam kolam
3. Footer Record mencakup report footer, pge footer dan group foiter. Dikenal sebagi informasi ringkasan.


BAHASA ASSEMBLY #5

Pada pembahasan kali ini, akan membahas tentang aritmatika di computer khususnya Pemrograman Bahasa Rakitan.
Berikut merupakan operator Aritmatika :

11.      Operasi Penambahan
Dalam bahasa rakitan penambahan bias menggunakan perintah ADD, ADC dan INC.

·         Perintah ADD akan menambahkan nilai pada tujuan dan asal, hasilnya akan diletakan pada tujuan.
Contoh :
MOV AH,4H ; isi AH dengan 4h
MOV AL, 12H ; isi dengan 12h
ADD AH,AL : tambahkakn nilai AH dan AL dan letakan hasilnya di AH
Contoh di atas akan menghasilkan nilai 16h yang diletakan di register AH.

·         Perbedaanya pada perintah ADC ini tujuan tempat menampung hasil pertambahan. Tujuan dan asal ditambah lagi dengan carry flag (tujuan = tujuan +asal+carry). Pertambahan yang demikian bisa memecahkan masalah seperti pertambahan pada bilangan 12345678h + 9ABCDEF0h. Seperti yang telah kita ketahui bahwa satu register hanya mampu menampung 16 bit, untuk menambahkan bisa kita gunakan seperti perintah ADC untuk memecahkannya, contoh :
MOV   AX,1234h       ;  AX = 1234hCF=0
MOV   BX,9ABCh    ; BX  =   9ABChCF=0
MOV   CX,5678h       ;BX=5678hCF=0
MOV   DX,0DEF0h   ;DX=DEF0hCF=0
ADD   CX,DX           ;CX=3568hCF=1
ADC   AX,BX           ; AX = AX+BX+CF = ACF1

Hasil penjumlahan akan ditampung pada register AX;CX yaitu ACF13568h. Adapun flag-flag yang terpengaruh oleh perintah ADD dan ADC ini adalah CF,PF,AF,ZF,SF dan OF.
Perintah INC dapat digunakan apabila kita ingin menambah sebuah bilangan dengan 1.
Sebetulnya kita bias menggunakan ADD atau ADC, namun kedua perintah tersebut akan membutuhkan 3 byte memory sedangkan INC hanya membutuhkan 1 byte memory saja.

22.      Operasi Pengurangan
-          Pengurangan dengan Satu
Perintah yang digunakan untuk pengurangan satu ini adalah perintah DEC. tata penulisan dari perintah DEC adalah:
DEC [variable/register]
-          Pengurangan selain Satu
Bila dalam penambahan kita gunakan ADD maka dalam pungurangan selain satu digunakan SUB dengan tata penulisannya adalah :
SUB tujun, asal
Contoh :
                          MOV AX, 15 ;  AX=15
                          MOV BX, 12  ; BX=12
                          SUB AX, BX ; AX=15-12=3
              SUB AX,AX ; AX=0
           Pada operasi pengurangan lebih dari 16bit, kita gunakan perintah SUB diakhiri dengan SBB. Perintah SBB akan mengurangkan nilai tujuan dengan Asal dengan cara yang sama seperti perintah SUB, kemudian hasil yang didapat dikurangi lagi dengan Carry Flag (Tujuan=Tujuan-Asal-CF).



Rabu, 07 November 2012

TUGAS PBR 

soal 1.
pake yang ke tiga coding kemaren itu  cx,15


 dan hasilnya adalah AAAAAAAAAAAAAAA (15A)
                                                                                                    

pake yang ke tiga coding kemaren itu cx, 15h


dan hasilnya adalah AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA (21A)


jadi kesimpulannya adalah cx,15 dengan cx,15h menambah 6 karakter 

2. munculkan huruf abcdabcdabcd



          

       Hmmm setelah mencoba coding rasanya asyik walaupun kadang nggak ngerti heeee,,,,ini dia,,,mari kita belajar coding,,,,
latihan 1 buka notepad ketikan seperti di bawah ini 

 Dan hasilnya adalah ABC


latihan 2 ketikan kode seperti yang dibawah 

 dan hasilnya adalah PON

 

 Latihan 3 ketikan kode seperti yang dibawah ini 


 Dan hasilnya adalah AAAAA


Ehhhh tambah satu lagi ni latihannnn...
 
 

dan hasilnya adalah  ABCDEFGHIJKLMNO

  

 ok deh semoga bermanfaat,,,,