Pages

Jumat, 23 November 2012

KONSEP PERANGKAT KERAS (KPK)

Perbedaan  SATA Dengan  IDE/PATA

Harddisk adalah salah satu komponen penting yang terhubung langsung Pada Motherboard. Ada 2 jenis Hardidsk yang paling sering dipergunakan oleh para pengguna computer yaitu Hardidsk SATA dan IDE ( PARALEL ATA). Belakangan ini melihat banyak Motherboard baru sudah tidak menyertakan socet untuk Hardidsk IDE atau PATA, motherboard baru sekarang hanya menyediakan socet untuk penggunaan Harddisk SATA saja, mungkin karena efisiensi atau kemajuan tekhnologi Hardware.
Hari ini mengulas tentang Perbedaan Hardidsk SATA Dengan Harddisk IDE/PATA
1. PATA (Paralel ATA) / IDE
  • ATA sendiri merupakan singkatan dari Advance Technology Attachment, sebuah standar yang digunakan untuk menghubungkan hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM pada komputer.
  • Nama ini (PATA) resmi disandang sejak hadirnya SATA, dimaksudkan untuk menandakan perbedaan diantara keduanya (dahulunya hanya disebut ATA). Disebut sebagai Parallel ATA karena pemasangan harddisk dengan system ini dilakukan dengan satu atau dua IDE device dapat dipasang dengan satu kabel dan terkoneksi dengan satu port IDE secara parallel.
  • PATA tidak memiliki kemampuan Hot Swapable, kabel data yang dibutuhkan mencapai 40 kabel yang membuatnya dinilai tidak praktis, serta memiliki panjang kabel interface maksimal 18 inci (46 cm), namun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm).
  • Kabelnya sendiri menggunakan ribbon-cable yang lebar. keterbatasan ini menjadikan PATA hanya sebagai interface internal storage, demikian harga lebih murah. kecepatan transfer data dimulai dari 33Mbps,66Mbps,100Mbps, sampai 133 Mbps(ATA 33/66/100/150).
  • Kebanyakan type drive yang digunakan oleh para pengguna komputer adalah tipe ATA (dikenal dengan IDE drive). Tipe ATA di buat berdasarkan standart tahun 1986 dengan menggunakan 16 bit paralel dan terus berkembang dengan penambahan kecepatan transfer dan ukuran sebuah disk. Standart terakhir adalah ATA-7 yang dikenalkan pertama kali pada tahun 2001 oleh komite T13(komite yang bertanggung jawab menentukan standart ATA). Tipe ATA-7 memiliki data transfer sebesar 133 MB/sec. kemudian selama tahun 2000 ditentukan standar untuk paralel ATA yang memiliki data rate sebesar 133 MB/sec, tapi paralel ATA terdapat banyak masalah hal singnal timin, EMI(electromognetic interference) dan intergitas data. Kemudian para industri berusaha menyelesaikan masalah yang di timbulkan oleh paralel ATA dan di buat standar baru yang di sebut Serial ATA (SATA).
  • ATA (Advanced Technology Attachment) menggunakan 16 bit paralel digunakan untuk mengontrol peralatan komputer, dan telah di pakai selama 18 tahun lebih sebagai standar. Perbedaan SATA dan ATA yang paling mudah adalah kabel data dan power yang berbeda.
  • Standar ATA, seperti 200GB Western Digital Model, mempunyai dua inch kabel ribbon dengan 40 pin koneksi data dan membutuhkan 5V untuk setiap pin dari 4 pin connection. Sedangkan SATA seperti 120 GB western Digital Model mempunyai lebar setengah inci, 7 connector data connection sehingga lebih tipis dan mudah untuk mengatur kebel datanya. Kabel data SATA mempunyai panjang maksimal 1 meter (39.37 inci) lebih panjang dari ATA yang hanya 18 inci.
2. SATA (Serial ATA)
  • Interface ini merupakan pengembangan dari PATA, yang pertama dirilis pada tahun 2002. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Dimana satu device dipasang pada satu port SATA, pemasangan kabel lebih rapi dan lebih kecil dibanding kabel IDE.
  • SATA juga dilengkapi dengan teknologi NCQ (Native Command Queuing) adaptasi dari TCQ (Tag Command Queuing) yang digunakan pada harddisk SCSI. Teknologi ini menjadikan kinerja SATA lebih efisien akibatnya kinerja mekanis juga lebih efisien dan menjaga umur harddisk menjadi lebih lama (awet) dan akses data jauh lebih cepat dibanding dengan PATA.
  • Dengan teknologi NCQ, SATA dimungkinkan menjadi interface eksternal (eSATA) dan tanpa meninggalkan fasilitas hot plug untuk menjadikan harddisk sebagai removeable storage.
  • SATA dengan 15 pin kabel power dengan 250 mV, tampaknya memerlukan daya lebih banyak di bandingkan dengan 4 pin ATA, tapi dalam kenyataanya sama saja. Dan kemampuan SATA yang paling bagus adalah tercapainya maximum bandwith yang mungkin yaitu sebesar 150 MB/sec.
  • Keuntungan lainya dari SATA adalah SATA di buat dengan kemampuan hot-swap sehinga dapat mematikan dan menyalakan tanpa melakukan shut down pada sistem komputer.
  • Sedangkan dalam harga, drive SATA lebih mahal sedikit di bandingkan drive ATA , kesimpulanya SATA lebih memiliki keuntungan dibandingkan ATA dalam connector, tenaga, dan yang paling penting performanya. Sekarang standar ATA telah mulai di tinggalkan dan produsen memilih standart SATA.

kekurangan dan kelebih pada ata           kekurangan dan kelebihan pada sata

ATA
SATA
System
Masih menggunakan system pararel, dengan menggunakan kabel jenis IDE
Sudah menggunakan serial system yang bekerja multiplex, sehingga lebih menghemat kabel
Panjang Kabel
Standar maksimal 18 inchi
Panjang kabel mencapi 1 meter
Kemampuan Transfer
Kecepatan maksimal mencapai 133MB/detik
Memiliki kecepatan antara 150MB/detik sampai dengan 600MB/detik
Harga
Relatif murah
Lebih mahal dibandingakan dengan harddisk jenis ATA
Connector Interface
Masih menggunakan wide-slim 40/80 pin cable
Menggunakan power kabel molex-4 pin
Port
Maksimal 4 drive (termasuk cd drive)
Jumlahnya lebih banyak disbanding ATA
Connector
Harus lebih teliti, karena harus menyesuaikan arah kabel
Tidak terlalu sulit, karena hanya menggunakan satu connector
Secondary User Interface
Harus menggunakan master/slave
Tidak perlu menggunakan master/slave, karena sudah memiliki controller sendiri

Gambar Slot dan Kabel Ata :

Slot Ata

 Kabel Ata

Gambar Slot dan Kabel Sata :

 Kabel Sata

Slot Sata

0 komentar:

Posting Komentar