Pages

Rabu, 15 Mei 2013

JENIS-JENIS SISTEM OPERASI

1. Operasi Pengguna Sistem Tunggal
Sistem Operasi Single User adalah system operasi yang memungkinkan hanya satu pengguna yang bekerja pada suatu waktu. Dengan kata lain, beberapa pengguna tidak dapat bekerja pada system secara bersamaan.
Sistem Operasi Single User dapat secara luas dikategorikan menjadi 2 kategori:
1. Sistem Operasi Single User Single Task
2. Sistem Operasi Single User Multitasking
Sistem Operasi Single User - Single Task memungkinkan pengguna untuk mengeksekusi satu program pada satu waktu. Misalnya, jika ia sedang mempersiapkan lembar kerja di computer, ia tidak dapat mencetak laporan pada printer. Begitu ia memanggil sebuah program, computer akan disedikasikan untuk tugas saja. CP/M, MS-DOS dan lain-lain adalah beberapa contoh system operasi single user single task.
Sistem operasi Single User - Multitasking memungkinkan pengguna menjalankan lebih dari satu program dalam satu waktu. Sebagai contoh. Ketika ia sedang mempersiapkan lembar kerja di computer, ia bisa mencetak.

2.  Sistem Operasi Multi User
Sistem Operasi multi user adalah system operasi yang lebih luas dan lebih kompleks. Mereka memungkinkan beberapa pengguna bekerja pada system secara bersamaan. Berikut ini adalah fitur system operasi multi user yang tidak tersedia di system operasi single user.
-    Waktu berbagi (CPU mencurahkan waktu untuk semua pengguna dalam mode round robin)
-    Fitur keamanan ketat
-    Sumber Daya berbagi di antara pengguna
-    Sistem administrator hak istimewa
Linux, Unix, VMS dan lain-lain adalah beberapa contoh system operasi multiuser

HARDWARE

a.     Pc (Personal Computer) adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.
b.     Desktop adalah gabungan dari dua kata, yaitu desk dan top. Desk artinya meja dan top berarti diatas. Jadi dekstop adalah di atas meja, karena itu desktop bisa dimaknai sebagai komputer yang ada di atas meja.
c.      Computer server adalah sebuah PC yg berpungsi untuk mengatur Komputer yang bertugas sebagai pelayan jaringan. Server mengatur lalu lintas data dalam sebuah jaringan dan menyediakan resource yang dapat dipakai oleh komputer lain yang terhubung dalam jaringannya. Server merupakan piranti khusus dalam jaringan komputer yang menjadi tempat bagi semua nodes di dalam jaringan untuk bisa melakukan resource sharing. Server melayani semua nodes, jika nodes membutuhkan. Server ada beberapa macam, yaitu: printer server, file server, disk server, dan database server. Server bisa bersifat dedicated, artinya server tidak bisa dipergunakan sebagai nodes untuk komunikasi, ada juga yang bersifat non-dedicated, yaitu selain berfungsi sebagai server juga dapat dipergunakan sebagai titik masuk untuk berkomunikasi di dalam jaringan.

SOFTWARE 

a.    Free software tidak dapat diartikan sebagai freeware (gratis dalam penggunaan produk software). Free software sebagai sebuah kebebasan dalam menyalin, mendistribusikan dan memodifikasi kode sumber tanpa adanya batasan dari siapa pun juga.
b.    Open Source software adalah sebuah software dimana kode sumbernya terbuka untuk publik sehingga semua orang dapat melihat, memodifikasi ulang.
c.    Public domain software adalah Program yang diberikan oleh pengembang (pembuat) kepada seseorang dan orang tersebut diberikan hak penyalinan serta kepemilikan sepenuhnya.
d.     Copylefted Software adalah free software yang tidak mengizinkan distribusi ulang atau modifikasi dengan menambahkan batasan baru, sehingga setiap kopi software ini dalam keadaan asli maupun dimodifikasi haruslah tetap free software.
e.    Free Non-Copylefted Software adalah free software yang mengizinkan distribusi ulang atau modifikasi dengan menambahkan batasan baru, sehingga setiap kopi software ini, dalam bentuk binary ataupun termodifikasi bisa menjadi proprietary software. Contoh : X Window System.
f.     GPL covered software adalah sebuah kumpulan ketentuan pendistribusian tertentu untuk meng-copyleft-kan sebuah program. Proyek GNU menggunakannya sebagai perjanjian distribusi untuk sebagian besar perangkat lunak GNU.
g.    perangkat lunak yang dikeluarkan oleh proyek GNU. Sebagian besar perangkat lunak GNU merupakan copylefted, tapi tidak semuanya; namun, semua perangkat lunak GNU harus merupakan perangkat lunak bebas. Jika suatu program adalah perangkat lunak GNU, kita juga menyebutnya sebagai program GNU.
h.    Istilah freeware lebih mengacu pada paket-paket program yang mengizinkan redistribusi tetapi bukan pemodifikasian (dan kode programnya tidak tersedia). Freeware didistribusi dalam form biner tanpa ada biaya lisensi. Freeware sering digunakan dalam program promosi sebagai software tambahan pada penjualan software berpemilik dan juga untuk meningkatkan penjualan.
i.  Shareware ialah perangkat lunak yang mengijinkan orang-orang untuk meredistribusikan salinannya, tetapi bila pengguna terus menggunakannya diminta untuk membayar biaya lisensi. Shareware bukan perangkat lunak bebas ataupun semi-bebas. Hal ini dikarenakan sebagian besar shareware, kode programnya tidak tersedia; jadi tidak dapat dimodifikasi sama sekali. Selain itu shareware tidak mengizinkan pengguna membuat salinan dan memasangnya tanpa membayar biaya lisensi.
j.      Perangkat lunak komersial adalah perangkat lunak yang dikembangkan oleh kalangan bisnis untuk memperoleh keuntungan dari penggunaannya. Bisa jadi dikembangkan dari open source software yang kemudian dijual kembali oleh kalangan bisnis setelah mengalami modifikasi. Intinya adalah suatu software yang dikembangkan untuk memperoleh keuntungan finansial.

0 komentar:

Poskan Komentar